Profil
Tentang Kami
Tentang Kami
Universitas Islam Al-Hasan Makassar (UIAH) hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan tinggi berkualitas di Kawasan Timur Indonesia. Berdiri sejak 17 Juli 1998, UIAH mengemban amanah untuk melahirkan sumber daya manusia unggul yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai keislaman dan kebangsaan. Kampus ini menaungi enam program studi dari jenjang D3 hingga S1, mencakup bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan teknologi informasi, dengan total 850+ mahasiswa aktif pada tahun akademik 2025/2026.
Keunggulan akademik UIAH dibangun melalui kurikulum berbasis KKNI dan Outcome-Based Education (OBE) yang menekankan capaian pembelajaran terukur. Proses belajar diperkuat oleh 68 dosen berkualifikasi magister dan doktor, 12 laboratorium terpadu, perpustakaan digital dengan 15.000+ koleksi, serta sistem e-learning yang terintegrasi. Program MBKM diimplementasikan melalui magang industri, asistensi mengajar, penelitian kolaboratif, dan proyek kemanusiaan yang memberi pengalaman nyata bagi mahasiswa sebelum lulus.
Fasilitas unggulan UIAH mencakup Laboratorium Keperawatan dan Kebidanan berstandar rumah sakit, Laboratorium Komputer dan Jaringan, Studio Multimedia, Perpustakaan Digital, Gedung Auditorium, Masjid Kampus, serta Pusat Kewirausahaan Mahasiswa. Kampus juga memiliki klinik praktik mandiri, kebun percobaan pendidikan, dan lapangan olahraga terpadu yang mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di luar akademik.
Prestasi UIAH tercermin dari capaian akreditasi Baik Sekali pada mayoritas program studi, 5.200+ alumni yang berkarya di berbagai sektor, serta 120+ publikasi ilmiah dosen dalam lima tahun terakhir. Komitmen terhadap mutu diwujudkan melalui Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) yang bekerja berdasarkan standar ISO 9001:2015, audit mutu akademik internal berkala, dan evaluasi capaian pembelajaran setiap semester. UIAH percaya bahwa pendidikan bermutu adalah hak semua orang, sehingga terus menghadirkan layanan akademik yang inklusif, terjangkau, dan relevan dengan tantangan zaman.
Sejarah
Universitas Islam Al-Hasan Makassar didirikan pada 17 Juli 1998 atas prakarsa KH. Abdurrahman Al-Hasan, seorang ulama dan pendidik visioner yang lama mengabdi pada dunia pendidikan Islam di Sulawesi Selatan. Berawal dari sebuah madrasah kecil di Jl. Gatot Subroto, beliau bersama sejumlah tokoh masyarakat, akademisi, dan pengusaha lokal membentuk Yayasan Pendidikan Islam Al-Hasan dengan cita-cita menghadirkan perguruan tinggi yang mampu melahirkan generasi muslim intelektual. Pada tahun pertama, UIAH hanya membuka dua program studi dengan 47 mahasiswa dan 9 dosen.
Perjalanan UIAH melewati berbagai fase penting. Tahun 2004, kampus mengembangkan sayap dengan membuka Program Studi D3 Kebidanan dan S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar, merespons kebutuhan tenaga kesehatan dan pendidik di daerah. Tahun 2010, UIAH memperoleh akreditasi pertama dari BAN-PT untuk seluruh program studi, disusul pembangunan gedung laboratorium terpadu dan perpustakaan pada 2014. Tahun 2018 menjadi milestone penting ketika UIAH menerima akreditasi Baik Sekali untuk mayoritas program studi, sekaligus meluncurkan sistem pembelajaran digital.
Memasuki era 2020-an, UIAH bertransformasi menjadi kampus yang adaptif terhadap teknologi dan kebutuhan industri. Program MBKM diimplementasikan penuh sejak 2021, diikuti pembukaan Program Studi S1 Sistem Informasi dan D3 Akuntansi pada tahun 2023. Jumlah alumni UIAH kini mencapai 5.200+ orang yang tersebar di instansi pemerintah, rumah sakit, sekolah, perusahaan swasta, dan wirausaha di seluruh Indonesia. Sebagian alumni juga melanjutkan studi ke jenjang magister dan doktor di dalam maupun luar negeri.
Pencapaian signifikan UIAH antara lain 120+ publikasi ilmiah dosen dalam lima tahun terakhir, 12 laboratorium terpadu, kemitraan dengan 40+ institusi, serta partisipasi aktif dalam program pengabdian masyarakat di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. UIAH juga meraih penghargaan sebagai perguruan tinggi swasta dengan pertumbuhan mahasiswa terbaik di Kopertis Wilayah IX pada 2022. Kini, UIAH terus melangkah dengan semangat yang sama seperti saat didirikan: menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang bermutu, terjangkau, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Visi & Misi
Visi Universitas Islam Al-Hasan Makassar adalah menjadi universitas Islam terdepan di Kawasan Timur Indonesia pada tahun 2035 yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta menghasilkan lulusan berdaya saing global, berkarakter mulia, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat. Visi ini diterjemahkan ke dalam lima misi strategis yang menjadi ruh setiap aktivitas akademik, penelitian, dan pengabdian di UIAH. Seluruh civitas akademika memahami bahwa keunggulan akademik harus berjalan seiring dengan penguatan akhlak, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.
Implementasi visi dan misi UIAH terwujud dalam kegiatan sehari-hari kampus. Dalam bidang pendidikan, kurikulum dirancang berbasis OBE dengan capaian pembelajaran yang terukur, diperkuat praktik laboratorium, magang, dan pembelajaran berbasis proyek. Dalam bidang penelitian, dosen dan mahasiswa didorong menghasilkan publikasi ilmiah, inovasi teknologi tepat guna, serta riset kolaboratif dengan mitra industri dan pemerintah. Dalam bidang pengabdian, UIAH aktif menjalankan program pemberdayaan masyarakat di desa binaan, penyuluhan kesehatan, pelatihan guru, literasi digital, dan program kemanusiaan. Komitmen terhadap karakter diwujudkan melalui mata kuliah keislaman, kegiatan kemahasiswaan, mentoring, dan budaya kampus yang religius, inklusif, dan kolaboratif.
Akreditasi & Penjaminan Mutu
Universitas Islam Al-Hasan Makassar berkomitmen menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Seluruh program studi telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) sesuai bidang keilmuan. Mayoritas program studi meraih predikat Baik Sekali, sementara program lainnya berpredikat Baik dengan target peningkatan dalam siklus akreditasi berikutnya. UIAH juga aktif mempersiapkan akreditasi internasional untuk program studi unggulan sebagai bagian dari visi berdaya saing global.
Penjaminan mutu internal dijalankan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI) yang bekerja berdasarkan standar ISO 9001:2015. LPMI menyusun kebijakan mutu, standar akademik, dan prosedur operasional baku, serta melaksanakan audit mutu akademik internal (AMAI) setiap tahun. Evaluasi capaian pembelajaran dilakukan setiap semester melalui assesmen langsung dan tidak langsung, survei kepuasan mahasiswa, dan tracer study alumni. Hasil evaluasi menjadi dasar perbaikan kurikulum, peningkatan kompetensi dosen, pengembangan fasilitas, dan inovasi layanan akademik. UIAH percaya bahwa mutu adalah proses berkelanjutan, bukan sekadar status, sehingga seluruh civitas akademika terlibat aktif dalam budaya peningkatan kualitas.